Paradigma baru dalam memilih tempat tinggal
Salah satu tantangan keluarga baru Indonesia di abad 21, terutama yang tinggal di daerah perkotaan adalah mengenai tempat tinggal. Saat ini, bagi yang tinggal di kota-kota besar, terutama di jakarta pasti merasakan masalah ini.
Seperti yang kita ketahui, negara kita Indonesia adalah negara kepulauan, bukan negara benua daratan. Dimana lahan tidak tersedia dengan mudah karena semakin terbatasnya lahan yang ada. Sedangkan tantangan mendasar ke depan untuk keluarga-keluarga di Indonesia adalah:
- Peningkatan taraf kesehatan keluarga.
- Pemenuhan kebutuhan akan pangan.
- Pemenuhan kebutuhan untuk waktu bersama keluarga.
- Pemenuhan pendidikan keluarga.
Paradigma yang mendasari terjadinya hal tersebut, salah satunya adalah paradigma mengenai kebutuhan akan tempat tinggal. Masyarakat Indonesia hingga saat ini memiliki pemikiran bahwa tanpa memilik tempat tinggal berupa rumah belumlah afdol. Padahal tanpa sadar dengan semakin banyaknya rumah yang dibangun maka akan timbul masalah-masalah baru.
Kebutuhan manusia selalu berkembang dan akhirnya mengekspansi alam. Demi perumahan, maka sawah tergusur. Demi mempertahankan kebutuhan pangan, sandang, papan, dan kebutuhan sekunder, maka hutan tergerus menjadi sawah dan tambang. Padahal hutan adalah sumber ilmu pengetahuan kita akan medis. Banyak jenis obat-obatan, bakteri, virus, dan rantai biologi ada di hutan. oba saja, anda check menggunakan google earth, dan lihat kawasan Jabodetabek hingga jawa barat secara keseluruhan. Maka pemandangan yang akan kita lihat seperti kulit yang terkena kurap. Kitalah jamur tersebut.
Masalah yang diuraikan diatas barulah masalah makro yang berdampak sistemik terhadap ketahanan kita sebagai sebuah bangsa. Sedangkan masalah real yang akan kita hadapi sebagai keluarga adalah sbb:
- Harga tanah yang semakin tak masuk akal bagi kita keluarga baru.
- Demi harga, akhirnya kita memilih rumah yang jauh dari tempat bekerja.
- Bertambahnya waktu perjalanan saat bekerja.
- Bertambahnya pengeluaran baik biaya bbm, makan, dsb.
Seperti yang kita lihat, hidup kita menjadi lebih tidak efisien dan boros. Maka perubahan paradigma perlu dilakukan demi kelangsungan hidup keluarga kita. Salah satunya adalah apartment. Dengan merubah paradigma memiliki tempat tinggal horizontal menjadi vertikal, maka kita dapat mengatasi sebagian masalah yang diuraikan diatas.
Dengan perubahan paradigma baru tersebut, maka kita perlu belajar untuk melihat/memilih apartment yang sesuai dengan kita. Tips memilih apartment akan ada pada tulisan berikutnya.
Selamat merubah paradigma kita.